Tak perlu bermanis wajah untuk mempertontonkan sebuah kebaikan..
Kala kelebihan tak punya jedah waktu untuk dapat diterima..
Sementara dalam keburukan dan alfa yang tersembunyi..
... Butuh sebuah hati baja yang tak gampang melumer menyikapi panas kekurangan..
Dan bagi yang menginginkan sebelah hidup kami..
Kami titipkan syair ini kelak untukmu..
Bila duri kami kau abaikan di pelupuk matamu..
Sesungguhnya kelopak kami sutra di alas tidurmu..
Inilah wanita dan hatinya..
Bagi damba dan harap atas sebuah kehadiran..
Serupa kicauan burung yang tetap bersenandung menyambut gerimis..
Dia hambaMU yang tak meninggalkan tutur lembutnya bercadar amarah..
*Hikmah Yusdimah*

Post a Comment